Nadat men reeds sedert 1874 de voorkeur had gegeven aan adspirant eleves die met vrucht minstens de middelste klasse eener Europeesche lagere school hadden doorloopen, werd in 1902 dit als voorwaarde voor opneming gesteld.
Setelah satu telah sejak 1874 preferensi yang diberikan kepada calon kelas menengah setidaknya eleves yang berhasil mencapai doorloopen Eropa sekolah dasar, pada 1902 memiliki ini sebagai syarat untuk Inklusi.
Setelah mereka telah memberikan sejak 1874 eleves adspirant disukai dengan buah setidaknya kelas menengah eener sekolah dasar Eropa telah dilalui, ditetapkan ini sebagai syarat untuk dimasukkan pada tahun 1902.